Senin, 17 Oktober 2011

Ada Apa dengan Lautan?

"Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang kamu ingkari?" (Q.S. Ar-Rahman 55:13)
Di harian Pikiran Rakyat 20 Februari 2003 ada artikel menarik tentang fungsi lautan yang lain, yakni sebagai baterai raksasa. Tulisan Nurhandoko inimenguraikan bahwa potensi laut Indonesia saja mampu memenuhi empat kali kebutuhan listrik dunia. Subhanallah. Percobaan di laboratorium Kalasan, Yogyakarta. oleh Sastroamidjojo M.Sc.E.Phd.,menggunakan 2 liter air laut dari Parangtritis, dialirka ke rangkaian Grafit (anoda) dan Zn (Katoda), ternyata mampu menghasilkan listrik bertegangan 1,6 Volt. Kemudian volume air laut diperbesar menjadi 400 liter lalu disirkulasikan ke dalam accu 12 volt sebagai pengganti air accu. Ternyata tenaga listrik yang dihasilkan bisa menyalakan lampu mobil lebih terang dari accu biasa.
Air laut mengandung unsur NaCl yang tinggi oleh H2O diuraikan menjadi Na+ dan Cl. Dengan adanya partikel muatan bebas itu, ada arus listrik. Penelitian yang serupa dilakukan oleh para ilmuwan Israel di Laut Mati dengan membuat membran yang membatasi air sungai Jordan yang tawar dengan air laut Mati yang asin berkadar garam tinggi untuk menghasilkan tenaga listrik yang abadi.
"Dan dia jadikan dua laut bertemu. Diantara keduanya ada batas yang tidak tertembus." (Ar-Rahman 55: 19-20).

Barangkali, batas membran itu adalah isyarat Allah untuk merangsang manusia untuk meneliti dalam usahanya mencari sumber energi baru. Pendek kata, lautan adalah baterai raksasa yang menyimpan tenaga listrik tak terbatas. Volume air lautan seluruhnya yang lebih dari 1.370.323 kilometer kubik, Insya Allah bisa menghidupkan lampu di seluruh dunia dan mencukupi seluruh kebutuhan energi listrik manusia. Sebetulnya, bila kita mau menafakuri Al-Qur'an, kita pasti akan memperoleh isyarat untuk sumber energi alternatif. Tak usah ada perang rebutan ladang minyak. Wallahu a'lam.

Sumber: Mukjizat Sains dalam Al-Qur'an by Bambang Pranggono

Tidak ada komentar:

Posting Komentar