Waktu...
Seringkali kita kesulitan mengatur waktu kita , terlalu sibuk lah, sehingga kadang banyak kewajiban2 yang disepelekan dan juga sesekali keasikan menghabiskan waktu untuk hal-hal yang ngga penting banget, jadi mubazir gitu.
Pernah baca sebuah kalimat yang entah aku lupa dari mana, yang intinya begini nih:
Waktu kita (orang biasa) dengan orang sukses itu sama, 24 jam. Tapi kenapa produktifitas kita (orang biasa) bisa berbeda dengan orang2 sukses itu?
Allah memberikan waktu kepada hamba2nya sama 24 jam , ada yang dengan itu mampu melakukan banyak hal positif, tapi ada juga yang cuma membuang-buang waktu percuma jadinya termasuk mubazir , karena waktu adalah modal yang diberikan Allah untuk kita untuk beribadah kepadaNya dalam segala hal.
Mubazir sangat dilarang sampai Allah menganggapnya sebagai saudara setan.
Firman Allah: ''Sesungguhnya orang yang mubazir itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhan.'' (Surah al-Isra', ayat 27).
Tentang memanfaatkan waktu, Di mulai dari bangun tidur deh, akan sangat terlihat orang yang pintar memenej waktu sama yang ngga..
orang yang menghargai waktu akan sangat sayang melewatkan waktu shalat subuh berjama'ah di masjid,
tilawah , berdzikir , baca buku2 , menghafal, bantuin Ortu, ngerjain PR kita, bantuin adik ngerjaiin PRnya (maksudnya ngajarin ), berolahraga dan banyak hal positif yang kita bisa lakuin.
Dan pada waktu pagi itu kadang sebagai waktu senggang kita, dengan suasana yang mendukung untuk melakukan berbagai aktifitas sehingga lebih bersemangat, Udara yang segar, matahari pagi, secangkir teh, secangkir kopi, ....
dan insyaAllah akan selalu ada kebaikan disana.
Ada yang bangun siang terlewatkan akan keberkahan yang diberikan Rabb kita.
" tapi saya kalo malem sering begadang jadi kalo bangun agak siang " , " kadang susah untuk tidur cepat udah kebiasaan sih, kadang juga ada ada yang hobi nonton bola tengah malam..", yah gak enak ama temen2 ..
Ya segudang alasan itu tuh.. dan kembali lagi semua tergantung kebiasaan dan itu kembali kepada pribadiya masing-masing,mau gak merubah kebiasaan tersebut.
Padahal setiap adzan subuh selalu dikumandangkan “ash shalaatu khairun minan naum“ shalat itu lebih baik dari pada tidur.. jangan dibalik ya.
Dari pengalaman saya ada orang yang terbiasa bisa menghabiskan waktu berjam-jam main game didepan PS, seharian mancing ikan di empang (yang ini beda sama nelayan ya), jalan-jalan ke mall (liat2 doang)
Hal- hal yang kaya gitu kadang suka lupa waktu , sayang kan waktu, tenaga dan fikiran kita tersita .
ya semuanya memang tergantung dari kebiasaan kita sob, sekarang tinggal kitanya yang mau berusaha membiasakan diri mengatur waktu tsb,
Rasulullah adalah sepandainya orang yang pintar mengatur waktunya.
Rasulullah SAW : Dalam waktu 23 tahun bisa membangun peradaban Islam yang tetap ada sampai sekarang. Ikut 80 peperangan dalam tempo waktu kurang dari 10 tahun, santun terhadap fakir miskin, menyayangi istri dan kerabat, dan yang luar biasa adalah beliau seorang pemimpin umat yang bisa membagi waktu untuk umat dan keluarga secara seimbang!
selain Rasulullah terdapat juga mulai dari generasi sahabat, tabi'in ,tabi'ut tabi'in dan ulama2 dahulu, diantaranya:
- Zaid bin Tsabit RA : Sanggup menguasai bahasa Parsi hanya dalam tempo waktu 2 bulan! Beliau dipercaya sebagai sekretaris Rasul dan penghimpun ayat Quran dalam sebuah mush’af
- Abu Hurairah : Masuk Islam usia 60 tahun. Namun ketika meninggal di tahun 57 H, beliau meriwayatkan 5374 Hadits! (Subhanallah!)
- Anas bin Malik : Pelayan Rasulullah SAW sejak usia 10 tahun, dan bersama rasul 20 tahun. Meriwayatkan 2286 Hadits.
- Abul Hasan bin Abi Jaradah (548 H) : Sepanjang hidupnya menulis kitab-kitab penting sebanyak tiga lemari.
- Abu Bakar Al-Anbari : Setiap pekan membaca sebanyak sepuluh ribu lembar.
- Syekh Ali At-Thantawi : Membaca 100-200 halaman setiap hari. Kalkulasinya, berarti dengan umurnya yang 70 tahun, beliau sudah membaca 5.040.000 halaman buku. Artikel yang telah dimuat di media massa sebanyak tiga belas ribu halaman. Dan yang hilang lebih dari itu.
- Ibnu Jarir Ath-Thabari, beliau menulis tafsir Al-Qur’an sebanyak 3.000 lembar, menulis kitab Sejarah 3.000 lembar.Setiap harinya beliau menulis sebanyak 40 lembar selama 40 tahun.Total karya Ibnu Jarir 358.000 lembar.
- Ibnu Aqil menulis kitab yang paling spektakuler yaitu Kitab Al-Funun, kitab yang memuat beragam ilmu, adz-Dzahabi mengomentari tentang kitab ini, bahwa di dunia ini tidak ada karya tulis yang diciptakan setara dengannya. Menurut Ibnu Rajab, sebagian orang mengatakan bahwa jilidnya mencapai 800 jilid.
- Al-Baqqilini tidak tidur hingga beliau menulis 35 lembar tulisan.
- Ibnu Al Jauzi senantiasa menulis dalam seharinya setara 4 buah buku tulis. Dengan waktu yang dimilikinya, beliau mampu menghasilkan 2.000 jilid buku. Bekas rautan penanya Ibnul Jauzi dapat digunakan untuk memanasi air yang dipakai untuk memandikan mayat beliau, bahkan masih ada sisanya.
- Iman An-Nawawi setiap harinya berlajar 12 mata pelajaran, dan memberikan komentar dan catatan tentang pelajarannya tersebut. Umur beliau singkat, wafat pada umur 45 tahun, namun karya beliau sangat banyak dan masih dijadikan sumber rujukan oleh umat muslim saat sekarang ini.
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kebenaran.” (Qs. Al-Ashr: 1-3)
Yuk, optimalkan usia produktif kita..
Malu ah kalo kita hanya hidup untuk nambah-nambahin sesak dunia aja tanpa kontribusi nyata optimal.
Malu ah kalo kita hanya hidup untuk nambah-nambahin sesak dunia aja tanpa kontribusi nyata optimal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar